PEMILIK KUE KHAS ACEH
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
![]() |
| Kue Khas Aceh |
“Di antara para pelanggan, kue buatan kami dipesan untuk memeriahkan acara walimah anak Pak Jokowi dan anak Pak Azwar Abu Bakar. Selain itu, Kue Khas Aceh pernah dipesan dari luar Aceh seperti Sulawesi dan Malaysia,” kata Yuliana.
Dinas Pertanian Dan Tanaman Pangan Aceh selalu mengikut sertakan kue buatan Ratu Balqis ke pameran nasional. Pada tahun 2013, Ratu Balqis mendapatkan juara satu tingkat propinsi bidang kue Aceh saat mengisi Stan Kota Banda Aceh dalam acara Pekan Kebudayaan Aceh.
Yuliana mengaku, Desperindag Kota Banda Aceh, membeli mesin pembuat dodol untuk usahanya.
“Rencana kami mengembangkan usaha, kalau mesin itu ada lebih mudah. Memang banyak orang memiliki keahlian membuat kue Aceh, namun kemampuan menghiasi kue itu dengan bunga-bunga dalam semua model, jarang dimikiki orang. Alhamdulillah saya diberikan keahlian itu,” kata Yuliana.
“Saya menghimbau kepada masyarakat, supaya mendukung produk buatan Aceh sendiri. Kalau membutuhkan kertas kemasan, pesanlah di rumah kemasan yang dibentuk Aspehorti ini,” kata Yuliana yang merupakan Pemilik Kue Khas Aceh.
Riwayat Usaha Kue Milik Yuliana
Pada tahun 1991, Yuliana menikah dengan M.jalil. Sekira sebulan setelah menikah, ia mulai membuat apong kuneng dan srikaya. Dengan sepeda bekas, setiap setelah subuh, suaminya mengantar kue tersebut untuk dijual di seluruh kedai kupi yang terbaris dari Luengbata sampai Sabang Indah dekat Mesjid Raya Baiturrahman.
Pada 1997, ia memfokuskan usaha kue dengan lebih keras, sehingga dalam setahun usaha itu berkembang. Ia mampu menyewa toko milik keluarga di jalan Teungku Imum Lueng Bata, Lamseupeung, Banda Aceh selama empat tahun, dari 1998 sampai 2002.
Di kedai itu, selain membuka usaha kue, mereka berjualan kopi. Kue-kue yang dibuat saat itu berupa kue apong kuneng, srikaya, dan sebagainya. Pada tahun 2000, Yuliana
Pada tahun 2014 Yuliana mendaftarkan usahanya secara resmi dalam bentuk perusahaan dengan nama usaha Kue Khas Aceh . Setiap orang, kini bisa memesan segala jenis kue Aceh di usaha Kue Khas Aceh milik Yuliana di Lamseupeung, Banda Aceh.*
Telah disiarkan pada PIKIRAN MERDEKA Edisi cetak, pertengahan Agustus 2015.
MOBILE / WA : 082-113225270
E MAIL : pttataindahsarana@gmail.com











Tidak ada komentar:
Posting Komentar